Mayat Nenek Ditemukan Mengapung Di Sungai Brantas

TULUNGAGUNG - Warga desa Bendosari Kecamatan Ngantru mendadak heboh. Sebab sekitar pukul 11.00 ditemukan mayat perempuan di Sungai Brantas.

Kapolsek Ngantru melalui Wakapolsek Ngantru, Iptu Maryaji di lokasi kejadian menjelaskan ikhwan penemuan mayat ini. Menurutnya, mayat pertama kali ditemukan oleh warga sekitar bernama Juanda sekitar pukul 10.30. Mayat ditemukan mengapung di sungai Brantas perbatasan antara Desa Bendosari dan Pinggirsari.

“Lalu terbawa arus hingga ke Desa Bendosari,” jelas Maryaji.

Warga yang mengetahui penemuan mayat itu bergegas menepikannya. Lalu mayat itu diangkat ke tepi sungai yang kering. Mayat itu lalu ditutupi daun pisang oleh warga.

“Warga sekitar tidak ada yang mengenalnya,” jelasnya lebih lanjut.

Mayat yang ditemukan berciri berambut keriting, memakai baju berwarna hijau, memakai rok biru kombinasi putih dan legging hitam.

“Bagian gigi depan atas habis (ompong),” terangnya.

Wakapolsek memastikan tidak ditemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban. Dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan meninggal sekitar 12 jam sebelumnya. Sebab saat diangkat, tubuh korban masih lemas. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke IKF RSUD dr. Iskak. (JP/t.ag)

Back to Top