Motivasi Dan Edukasi Untuk Dekat Dengan Masjid, Danrem 102/Pjg Berangkatkan Umrah Anggota

PALANGKA RAYA - Korem 102/Pjg menggelar acara peringatan tahun baru Islam 1444 H di masjid Baitul Kholiq, pada hari Senin (01/8).

Adapun tema peringatan tahun baru hijrah 1444, adalah “Tahun Baru Islam 1444 H/2022 M sebagai momentum memaknai Hidup dengan semangat Hijrah”.

Bertindak selaku penceramah, Dr. Ahmad Supriadi, M.Si, staf pengajar IAIN Palangka Raya.

Dalam tausiahnya, Ustad Supriadi menyatakan, tahun baru Islam diprakarsai oleh Sayidina Umar bin Khottob. Beberapa pertimbangan awal tahun dijadikan dasar yaitu saat Nabi lahir, diangkat menjadi rasul, saat berangkat hijrah dari Makah menuju Madinah dan saat wafat. Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya diputuskan sebagai awal tahun hijrah adalah saat Nabi hijrah.

“Hikmah paling mendasar dalam memperingati tahun baru hijrah adalah kita niat dengan kuat untuk hijrah dari sikap perilaku yang kurang baik menuju lebih baik. Ada satu kisah pertobatan seorang hamba yang sebelumnya banyak maksiat, hijrah menuju taubatan nasuha. Hal ini sangat bernilai di hadapan Alloh SWT. Marilah teladan kisah umat jaman dahulu, kita jadikan inspirasi dan motivasi untuk hijrah menuju lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Komandan Korem 102/Pjg, Brigjen TNI Yudianto Putra Jaya, S.E, M.M dalam kesempatan memberi sambutan menyatakan, mari kita amalkan segala hal yang sudah disampaikan Ustad. Kuatkan motivasi kita untuk hijrah menuju lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem memberikan hadiah umrah bagi tiga orang anggota yang selama ini dengan tulus ikhlas memakmurkan masjid Baitul Kholiq:
1. Kopka Efendi Denmarem (Yang Sering Jadi Bilal Sholat Jum’at),
2. PNS Mahdianor Staf Pers (Yang Sering Jadi pengganti Imam Masjid di Korem),
3. Praka Munandar Denmarem (Cadangan Imam Masjid).

“Hal ini untuk memotivasi mengedukasi kita semua untuk selalu dekat dekat dengan masjid. Kepada anggota yang berangkat umrah, agar bisa mengalami langsung pengalaman spritual saat Nabi hijrah. Manfaatkan kesempatan di tanah suci untuk berdoa, beribadah dan munajat kepada Allah SWT,” tandasnya. (EKP)

 

 

Back to Top