Pemilik Robot Trading Net 89, Tersangka Penipuan Rp 28 Miliar

BACASAJA.ID - Reza Shahrani atau Reza Paten, crazy rich asal Surabaya berusia 38 tahun dibidik Bareskrim dalam perkara dugaan penipuan sebesar Rp 28 miliar. Ia diduga pemilik robot trading Net89. Polisi telah menerima laporan sekitar 230 korban yang mengaku mengalami kerugian Rp 28 miliar.

Menurut sumber Surabaya Pagi di Bareskrim, Minggu (6/11/2022) kemarin, Reza dikenal sebagai pedagang mata uang asing dan menggeluti dunia trading sejak 2019. Reza tercatat sebagai lulusan Teknik Informatika.

Reza Paten kerap kali melakukan hal-hal yang membuat orang takjub akan kekayaannya. Misalnya, dia pernah disebut memenangkan lelang bandana dari Atta Halilintar senilai Rp 2 miliar lebih.

Reza juga pernah memenangkan lelang sepeda brompton milik Taqy Malik yang dilepas dengan harga Rp 777 juta.

Selain itu, sebagai Crazy Rich, Reza pernah memberikan uang cuma-cuma kepada selebgram Razka Nabililian sebesar Rp 85 juta. Uang itu digunakan untuk membeli food truck yang digunakan kala itu untuk membagi makanan gratis di jalan.

Sampai kini, belum banyak informasi mengenai Reza Paten, terutama pekerjaan utamanya. Media sosial Instagramnya juga tidak banyak informasi, hanya saja memang nampak dirinya dekat dengan banyak selebgram.

 Ditetapkan Tersangka Penipuan

Kini Reza Paten ditetapkan sebagai tersangka atas penipuan robot trading Net89. Buntut akan perkara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membekukan 150 rekening milik Reza Shahrani terkait kasus penipuan robot trading Net89.

Menurut pejabat PPATK, nilai rekening Reza, mencapai triliunan. Sebanyak 150 rekening itu ada di 25 bank berbeda.

"Perputarannya di beberapa rekening para pihak nilainya mencapai lebih dari Rp 1 triliun," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat dihubungi, Sabtu (5/11/2022).

 Akrab di Dunia Trading

Dari penelusura, dia terjun di dunia trading berbarengan dengan beridirinya Net89 yang merupakan platform besutan PT Simbiotik Multitalenta Indonesia. Dalam perkara ini Reza Paten sendiri terseret sebagai pemilik dari robot trading Net89.

Dikutip dari laman perusahaan, PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI) adalah perusahaan penjualan langsung murni yang hanya menjual produk berupa e-book dan software Expert Advisor (EA) Creator.

Perusahaan mengklaim tidak menjual produk investasi dan software robot investasi di Indonesia.

 Tawarkan Investasi dengan Robot

Menurut penjelasan Zainul, kuasa hukum Korban, PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI), mulai berdiri sejak 2018, dan saat itu perusahaan masih menawarkan investasi dengan teknologi robot trading. Memasuki tahun-tahun pandemi COVID-19 nama Net89 pun semakin tenar.

"Mulai berdiri PT.SMI kisaran 2018 mulai booming tahun 2020 sampai Januari 2022 pada masa-masa pandemi COVID-19 banyak masyarakat yang menggunakan keuangannya untuk berbisnis trading termasuk para korban kita," kata Zainul, Selasa (1/11/2022).

Menurut Zainul, Net89 saat itu menawarkan paket investasi robot trading dengan potensi keuntungan sekitar 1% per hari, atau 20% per bulan, hingga 200% per tahun. (SP)

Back to Top