Waspada Investasi Bodong, Indah Kurnia Ajak TMP Sidoarjo Dan OJK Untuk Edukasi Generasi Muda Di Sidoarjo

SIDOARJO - Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, mengajak Taruna Merah Putih dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyuluhan tentang investasi bodong. Penyuluhan bertajuk Waspada Jerat Investasi Bodong ini digelar dengan cara door to door atau mendatangi warga dari rumah ke rumah.

Ade, mewakili tim Rumah Aspirasi Indah Kurnia pada kesempatan tersebut mengatakan, masa pandemi menimbulkan tantangan ekonomi bagi masyarakat. Banyak pinjaman online dan investasi ilegal bertebaran di media sosial. Namun tawaran menggiurkan ini bisa menjadi jerat apabila masyarakat tak teredukasi.

Oleh karena itu OJK dan Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia sebagai regulator dan pemangku kebijakan sengaja membidik lokasi ini sebagai tempat edukasi. Agar warga di perkampungan tidak terjerumus dalam iming-iming pinjaman online dan investasi bodong.

“Kami berharap kedatangan kami bisa memberikan edukasi dan mencegah,” katanya, Sabtu (11/6/223).

Ia menambahkan, bila ada masyarakat menemukan kasus jerat pinjaman online dan investasi bodong bisa melaporkan ke OJK melalui nomor WhatsApp 081157157157.

Secara terpisah, Indah Kurnia menjelaskan, bahwa penanganan pandemi dan ekonomi adalah dua sisi dari satu mata koin yang tidak terpisahkan.

Salah satu upaya untuk bisa mempertahankan kondisi keuangan keluarga adalah dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan produktif seperti usaha maupun opsi lain yang lebih menantang dan menjanjikan keuntungan seperti investasi dengan tujuan agar uang tidak berhenti di tabungan.

“Karena kalau cuma uang ditaruh di rumah apalagi di bawah bantal tentu kenyamanan dan keamanan kita akan terusik karena ketakutan dan kekhawatiran kalau uang itu misalnya diambil, dicuri atau hilang dan lain sebagainya dan bahkan nilainya semakin turun karena tidak diproduktivitaskan,” terangnya.

 

Oleh sebab itu, Indah Kurnia mengapresiasi edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh OJK terhadap masyarakat secara rutin, periodik, dan konsisten.

“OJK melakukan bersama dengan kami Anggota Komisi XI DPR RI di seluruh daerah pemilihan kami masing-masing,” ujarnya.

Sosialisasi dan edukasi dilakukan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Karena jika tingkat literasi keuangan tinggi, maka juga akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. dengan demikian tidak akan banyak masyarakat yang terjerat pinjaman online.

Untuk itu Indah Kurnia berharap kegiatan penyuluhan dari OJK kali ini bisa benar-benar dicermati dengan seksama, menerapkan dan mengimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari tentang langkah mengelola keuangan dengan bijak di tengah kebutuhan yang terus meningkat dan tidak terprediksi.

Senada dengan hal tersebut, Junaidi, Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Sidoarjo. Menyampaikan apresiasi kepada OJK dan Indah Kurnia yang sudah bersama-sama memberikan literasi jasa keuangan bagi para pelaku UMKM dan Masyarakat terutama generasi muda di Kabupaten Sidoarjo.

”Saya sangat berterimakasih ke Ibu Indah Kurnia dan OJK atas edukasi literasi Keuangan terutama dalam bidang Investasi bagi masyarakat terutama generasi muda di Sidoarjo. Berkat sosialisasi ini kami makin mengetahui dan makin bijak dalam keuangan terutama keuangan elektronik ” Ucapnya.

Perlu diketahui, Indah Kurnia bersama OJK mnggelar Penyuluhan secara door to door dengan tema ”Waspada Tawaran Investasi Bodong", digelar di Pendhopo Yayasan Yayuk Edi Peduli, desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Dalam acara tersebut turut di hadiri dari seluruh Pengurus dan Anggota Taruna Merah Putih Sidoarjo, Masyarakat dan pelaku UMKM di desa Tambak Rejo. (*)

Back to Top